BUKU ANAK MUSLIM

Rak buku anak kita sudah penuh cerita. Tapi ada satu cerita besar yang mungkin belum kita hadirkan.

Cerita tentang peradaban tempat mereka menjadi bagian. Dari Andalusia, Baghdad, Tiongkok, Afrika, hingga Aceh. Ajak anak mengenal perjalanan panjang umat Islam melalui cerita, peta, ilustrasi, dan percakapan yang membuat sejarah terasa lebih hidup.

12 kisah peradaban 72 halaman full color Hardcover Dibacakan mulai 7+ Baca mandiri mulai 9+
Rp149.000 Rp189.000 Hemat Rp40.000
Aku Mau Hadirkan Cerita Ini di Rumah
Estimasi buku siap akhir Oktober.
“Aku menyadarinya justru ketika melihat rak buku ketiga anakku.”

Alhamdulillah, anak anakku suka membaca. Buku di rumah pun tidak sedikit. Ada cerita keseharian, pengetahuan, adab, juga kisah Islami yang sudah berkali kali kami baca bersama.

Tapi sebagai ibu sekaligus Read Aloud Trainer, aku kemudian bertanya pada diri sendiri: sudah berapa banyak buku yang kubacakan kepada mereka tentang perjalanan besar peradaban Islam?

Ternyata belum banyak.

Dari situlah buku ini terasa bukan sekadar tambahan koleksi. Ia bisa menjadi pintu masuk untuk percakapan yang selama ini belum banyak kami mulai.

Buku Peradaban Islam yang Menakjubkan

Sebelum memutuskan, lihat dulu bukunya lebih dekat

Menurutku daya tarik buku ini baru benar benar terasa ketika kita melihat bagian dalamnya. Coba perhatikan bagaimana cerita, peta, ilustrasi, dan infografis ditempatkan dalam satu halaman. Bukan seperti buku pelajaran yang meminta anak menghafal, tetapi seperti undangan untuk menjelajah.

Saat melihat halaman halamannya, coba bayangkan satu hal: pertanyaan apa yang mungkin keluar dari mulut anak ketika kita membacanya bersama?

Aku Mau Punya Buku Ini di Rumah

Jangan cuma lihat fotonya. Coba buka bukunya bersama lewat video ini.

Putar videonya sampai beberapa halaman. Lihat sendiri ritme bukunya, ukuran visualnya, dan ruang ruang kecil yang bisa membuat anak berhenti untuk bertanya. Buatku sebagai Read Aloud Trainer, justru di sinilah bukunya terasa menarik.

Lihat halaman demi halaman.
Jangan buru buru. Perhatikan titik mana yang membuatmu sendiri ingin berhenti dan melihat lebih dekat. Biasanya, di situlah rasa ingin tahu anak juga mulai bekerja.

Bayangkan ini menjadi sesi read aloud di rumah.
Kita membaca sedikit, menunjuk gambar, melihat peta, lalu membiarkan pertanyaan anak membawa percakapan ke mana mana.

Mungkin ini juga yang Bunda rasakan

Anak suka cerita, tetapi sejarah terasa berat

Nama, tahun, kerajaan, dan peristiwa sering terasa seperti hafalan. Padahal sejarah bisa dikenalkan melalui cerita dan visual yang lebih hidup.

Rak buku sudah banyak, tetapi tema peradaban masih sedikit

Kita punya banyak buku tentang adab, Nabi, sahabat, dan keseharian. Namun perjalanan panjang umat Islam belum tentu mendapat ruang yang sama.

Ingin bercerita, tetapi bingung mulai dari mana

Orang tua tidak harus menjadi ahli sejarah lebih dulu. Buku yang terstruktur memberi titik awal yang lebih mudah.

Anak mengenal banyak dunia fiksi

Tidak ada yang salah dengan itu. Akan lebih kaya lagi jika mereka juga mengenal kota, ilmu, tokoh, dan perjalanan nyata dari sejarah umatnya.

Ingin identitas Muslim tumbuh secara hangat

Bukan lewat ceramah panjang, tetapi lewat rasa takjub, penasaran, dan percakapan yang muncul dari sebuah cerita.

Ingin membaca bersama tidak berhenti di titik

Buku yang baik masih hidup setelah halamannya selesai, lewat pertanyaan dan obrolan yang muncul sesudahnya.

Jangan jangan bukan anak kita yang tidak suka sejarah. Bisa jadi mereka hanya belum bertemu sejarah dalam bentuk yang terasa menarik.

12 kisah peradaban dalam satu buku

Anak diajak melihat bahwa perjalanan umat Islam membentang jauh, melintasi Timur Tengah, Afrika, Eropa, Asia, sampai Nusantara.

01Keadilan para Khulafaurrasyidin
02Uletnya Daulah Umayyah
03Agungnya Andalusia
04Ajaibnya Daulah Abbasiyah
05Bangsa Saljuk yang Spektakuler
06Adilnya Daulah Ayyubiyah
07Mewahnya Daulah Mali
08Daulah Mamluk yang Memesona
09Ulungnya Daulah Utsmaniyah
10Muslim Tiongkok yang Terampil
11Kesultanan Aceh sang Adidaya
12Kesultanan Mughal yang Menawan

Yang membuat buku ini istimewa

1

Topik yang jarang hadir di buku anak

Kisah tidak berhenti pada masa awal Islam. Anak diajak melihat perjalanan peradaban setelah era Khulafaurrasyidin.

2

Teks dan visual saling menghidupkan

Narasi, peta, ilustrasi, dan infografis memberi konteks sehingga sejarah terasa seperti perjalanan, bukan hafalan.

3

Bukan cuma kejayaan, tetapi nilai di baliknya

Keadilan, kecintaan pada ilmu, ketekunan, kemurahan hati, kepemimpinan, dan ihsan hadir lewat perjalanan sejarah.

4

Bisa tumbuh bersama usia anak

Hari ini anak mungkin terpikat visualnya. Beberapa tahun lagi ia bisa kembali dan memikirkan sebab akibat, tokoh, nilai, dan kontribusi sebuah peradaban.

5

Bisa menjadi pintu menuju banyak topik lain

Satu kisah bisa membawa anak ke geografi, ilmu pengetahuan, arsitektur, budaya, tokoh, dan sejarah dunia.

Kalau aku membacakan buku ini, aku tidak ingin sekadar selesai membaca halaman

Sebagai Read Aloud Trainer, bagian yang paling menarik bagiku adalah kemungkinan percakapannya.

Peta bisa menjadi bahan mengamati. Ilustrasi bisa memancing prediksi. Fakta sejarah bisa berubah menjadi pertanyaan.

Satu peradaban. Satu sesi membaca bersama. Satu percakapan yang mungkin terus mereka ingat.

Contoh obrolan yang bisa lahir

Saat membaca Andalusia
“Menurutmu, apa yang membuat ilmu bisa tumbuh subur di sebuah kota?”
Saat membaca Daulah Ayyubiyah
“Kalau seseorang punya kekuasaan besar, apa yang membuatnya tetap adil?”
Saat membaca Abbasiyah
“Kalau kamu hidup pada masa itu, ilmu apa yang paling ingin kamu pelajari?”
Saat membaca Kesultanan Aceh
“Ternyata ada peradaban Islam besar yang dekat dengan kita. Apa yang paling membuatmu penasaran?”

Bukan hanya buku yang dibeli. Ada banyak hal yang bisa tumbuh dari sana

Sebelum punya pintu masuknyaYang bisa mulai tumbuh
Sejarah terasa jauh dan rumitAnak mendapat gambaran besar melalui cerita, peta, ilustrasi, dan infografis.
Bingung mulai mengenalkan peradaban dari manaOrang tua punya 12 kisah yang dapat dibaca sedikit demi sedikit.
Read aloud berhenti ketika halaman selesaiBuku membuka ruang untuk bertanya, menghubungkan, dan berdiskusi.
Identitas Muslim lebih sering dikenalkan melalui nasihatAnak bisa melihat perjalanan, nilai, dan kontribusi umat Islam melalui cerita.
Rak buku minim tema sejarah dunia IslamKeluarga memiliki referensi visual yang dapat kembali dibuka di fase usia berbeda.

Ada pengalaman penerbitan yang panjang di balik buku ini

Learning Roots

Peradaban Islam yang Menakjubkan merupakan versi Bahasa Indonesia dari The Amazing Muslim World. Learning Roots berbasis di London dan menurut materi resminya telah berkarya selama 19 tahun, produknya hadir di lebih dari 33 negara, serta diterjemahkan ke enam bahasa.

Grow the Seed

Grow the Seed mendapat kepercayaan menghadirkan karya Learning Roots dalam Bahasa Indonesia. Edisi lokal ini melewati proses penerjemahan, penyuntingan, pemeriksaan aksara, dan penataan ulang untuk pembaca Indonesia.

Spesifikasi buku

HardcoverGreyboard
Full ColorArt Paper
72 HalamanIsi buku
21,6 × 29,1 cmUkuran
±515 gramBobot

Kenapa aku pilih pesan sekarang?

Karena harga yang aku tawarkan saat ini Rp149.000 dari harga normal Rp189.000. Selisih Rp40.000 untuk buku yang tidak selesai dalam sekali baca, tetapi bisa kembali dibuka ketika usia dan pertanyaan anak terus bertumbuh.

Rp149.000 Rp189.000 Hemat Rp40.000

Estimasi buku siap akhir Oktober. Kalau buku seperti ini memang ingin Bunda hadirkan di rumah, harga Rp149.000 ini bisa diamankan sekarang.

Aku Mau Pesan Sekarang

Kalau anakku tidak suka sejarah?

Tidak perlu meminta anak membaca dari halaman pertama sampai terakhir dalam sekali duduk.

Mulai dari satu kisah yang membuatnya penasaran. Lihat petanya. Amati ilustrasinya. Baca beberapa bagian. Berhenti untuk bertanya. Lanjutkan lagi ketika rasa ingin tahunya muncul.

Satu peradaban. Satu sesi read aloud. Satu percakapan.

Aku Mau Mulai dari Satu Cerita

Pertanyaan yang sering ditanyakan

Apakah buku ini hanya untuk anak?

Buku dapat dibacakan atau dibaca bersama mulai usia 7 tahun, dibaca mandiri mulai sekitar usia 9 tahun, dan tetap dapat dinikmati remaja maupun orang dewasa.

Apakah bukunya hardcover?

Ya. Sampul menggunakan greyboard hardcover. Isi buku full color menggunakan art paper.

Apakah harga Rp149.000 merupakan harga normal?

Bukan. Harga normalnya Rp189.000. Harga yang ditawarkan melalui halaman ini adalah Rp149.000.

Kapan buku siap?

Estimasi buku siap akhir Oktober.

Bagaimana cara pesan?

Klik salah satu tombol WhatsApp. Pesan otomatis akan masuk ke nomor kontak yang membagikan link halaman ini.

Apakah cocok untuk read aloud?

Format narasi, peta, ilustrasi, dan infografis memberi banyak titik untuk berhenti, mengamati, bertanya, dan berdiskusi bersama anak.

Aku ingin anak anakku tahu bahwa mereka mewarisi cerita yang panjang

Bukan supaya mereka hidup di masa lalu. Justru supaya mereka mengenal siapa dirinya, belajar dari orang orang sebelum mereka, lalu tumbuh dengan keberanian untuk memberi kontribusi pada zamannya sendiri.

Kalau Bunda juga ingin menghadirkan percakapan seperti itu di rumah, mungkin buku ini layak mendapat satu tempat di rak keluarga.

Pesan Peradaban Islam yang Menakjubkan
Pesan Rp149.000 lewat WhatsApp