Jiwa yang Tenang
Catatan hangat dari sudut pandang seorang ibu rumah tangga—tentang lelah yang tak terlihat, hati yang ingin pulang, dan ketenangan yang dilatih sedikit demi sedikit. Pagi belum benar-benar dimulai, tetapi kepalaku sudah seperti ruang rapat. Bekal anak. Cucian yang belum dijemur. Isi kulkas. Pesan dari grup sekolah. Tagihan. Obat orang tua. Jadwal suami. Lantai yang lengket