Catatan dari Jessy

Tulisan yang bisa kamu baca tanpa terburu-buru

107 tulisan tentang menjadi ibu, emosi, relasi, psikologi Islam, literasi keluarga, bakat, produktivitas, dan gerakan komunitas. Cari yang paling dekat dengan keadaanmu hari ini.

107 tulisan ditemukan. Kamu tidak perlu membaca semuanya; mulai dari satu yang paling terasa dekat.

Anak memeluk ibunya yang sedang hamil Krisis Identitas Ibu

Setelah Melahirkan, Tubuh Mungkin Pulih Lebih Dulu daripada Identitas

Pemeriksaan fisik selesai, tetapi pertanyaan tentang siapa diri kita bisa tinggal jauh lebih lama.

Baca artikel 5 menit
Ibu mencium pipi anaknya dengan penuh kasih Ruang Aman Ibu

Ibu yang Terlihat Kuat Juga Perlu Ditanya, ‘Kamu Masih Sanggup?’

Orang yang paling bisa diandalkan sering justru paling jarang ditawari pertolongan.

Baca artikel 5 menit
Bayangan seorang ibu di pasir sebagai ruang refleksi Ruang Aman Ibu

Rumah Ramai, tapi Mengapa Ibu Tetap Merasa Sendirian?

Kesepian tidak selalu datang saat sendirian. Ia juga bisa hadir ketika tidak ada tempat untuk menjadi jujur.

Baca artikel 5 menit
Ibu dan anak perempuan saling berpelukan dan tertawa Krisis Identitas Ibu

Aku Sayang Anak-Anakku, tapi Aku Juga Rindu Diriku yang Dulu

Mencintai anak dan merindukan diri sebelum menjadi ibu bisa hadir pada waktu yang sama.

Baca artikel 5 menit
Seorang anak memeluk ibunya yang sedang hamil Ruang Aman Ibu

Mental Load: Pekerjaan yang Tak Terlihat, tapi Tak Pernah Benar-Benar Selesai

Bukan cuma mengerjakan. Ada tugas mengingat, merencanakan, mengingatkan, dan memastikan semuanya berjalan.

Baca artikel 5 menit
Ibu dan anak menikmati senja di tepi pantai Ruang Aman Ibu

Sudah Tidur, Kok Masih Capek? Mungkin Ibu Butuh Lebih dari Istirahat

Ada lelah yang tidak selesai oleh tidur siang karena yang terkuras bukan hanya tenaga, tetapi juga ruang berpikir dan rasa aman.

Baca artikel 5 menit
Jessy Fransiska dalam perjalanan belajar dan refleksi Catatan Pulang

Ketika Ilmu Pulang ke Rumah

Dulu aku mengira belajar harus berujung gelar atau jabatan. Menjadi ibu mengajarkanku bahwa ilmu juga hidup dalam cara kita mendengar, mengasuh, dan memilih respons.

Baca artikel 8 menit
Jessy Fransiska bersama komunitas pembelajar Inner Game Life Coach Academy Belajar, Lalu Pulang

Mengenal Bakat Itu Menyenangkan, Menjaganya Tetap Amanah Itu Pekerjaan Rumah

Talenta membantu kita mengenali pola kekuatan. Produktivitas membantu kita memilih fokus. Nilai Islam mengingatkan bahwa keduanya perlu kembali pada manfaat.

Baca artikel 6 menit
Jessy Fransiska bersama Coach Sonny Abi Kim pada kelulusan Inner Game Life Coach Academy Belajar, Lalu Pulang

Yang Saya Bawa Pulang dari Ruang Coaching Bukan Jawaban Cepat

Belajar coaching membuat saya makin hati-hati memberi jawaban. Pertanyaan, keheningan, nilai Islam, dan batas kompetensi justru menjadi bagian penting dari pendampingan.

Baca artikel 7 menit
Jessy Fransiska bersama ibu dan anak dalam pertemuan komunitas Belajar, Lalu Pulang

Saya Suka Belajar, tetapi Rumah Bukan Ruang Seminar

Teori yang bagus belum tentu cocok disampaikan seperti materi kelas. Di rumah, ilmu perlu diterjemahkan menjadi nada bicara, kebiasaan, dan kesediaan meminta maaf.

Baca artikel 6 menit
Jessy Fransiska menyelesaikan salah satu perjalanan belajar di Inner Game Life Coach Academy Belajar, Lalu Pulang

Ijazah Itu Tidak Pergi ke Kantor, tetapi Ilmunya Menemani Saya di Rumah

Saya pernah gelisah memikirkan ilmu dan ijazah yang tidak tampak menjadi jabatan. Menjadi ibu mengajari saya bahwa ilmu juga hidup dalam cara kita membersamai keluarga.

Baca artikel 8 menit
Jessy Fransiska bersama keluarga dalam kegiatan literasi dan mendongeng Literasi Keluarga

Dari Membacakan Buku, Aku Belajar Mendengarkan Anak

Aku memulai read aloud dengan keinginan membacakan cerita untuk anak. Dalam perjalanannya, justru anak-anak yang mengajariku cara mendengarkan.

Baca artikel 7 menit