107 tulisan tentang menjadi ibu, emosi, relasi, psikologi Islam, literasi keluarga, bakat, produktivitas, dan gerakan komunitas. Cari yang paling dekat dengan keadaanmu hari ini.
107 tulisan ditemukan. Kamu tidak perlu membaca semuanya; mulai dari satu yang paling terasa dekat.
Psikologi Islam
Keinginan untuk berkembang bisa berubah menjadi cara halus untuk mengatakan bahwa diri kita belum cukup baik. Ada jalan yang lebih penuh rahmah.
Ruang Aman Ibu
Dari banyak ruang belajar yang kudampingi, aku belajar bahwa pengetahuan tidak selalu menjadi pintu pertama. Kadang, pintu pertamanya adalah rasa aman.
Ruang Aman Ibu
Kadang yang paling berisik bukan rumah, melainkan kepala yang terus mengingat kebutuhan semua orang. Mari belajar tenang tanpa berpura-pura kuat.
Krisis Identitas IbuTidak ada yang minta kamu berkorban sebesar ini. Tapi entah bagaimana caranya, ini terjadi pelan-pelan, sampai kamu sendiri tidak sadar.
Talents MappingBukan karena kamu nggak tahu apa kekuatanmu. Biasanya kamu tahu. Cuma nggak berani menyebutnya sebagai kekuatan.
Krisis Identitas IbuSelama ini kita pikir cuma ada dua kondisi: 'hilang' atau 'ketemu lagi'. Padahal di antara keduanya ada proses yang sah untuk dilewati.
Krisis Identitas IbuAda proses transformasi identitas yang dialami hampir setiap ibu, tapi tidak diajarkan di kelas persiapan persalinan mana pun.
Emotional RegulationYang paling menyakitkan bukan ledakannya. Tapi ekspresi wajah anakku sesaat setelah itu.
Emotional RegulationBukan teori. Bukan motivasi. Lima alat regulasi emosi yang bisa kamu pakai dalam 30 detik sampai 5 menit. Simpan ini.
Relasi & Partnership69% konflik dalam pernikahan nggak pernah benar-benar selesai. Tapi pasangan yang bahagia beda bukan karena mereka menyelesaikannya.
Social Proof & Transformasi“Aku sudah coba segalanya, Kak. Dan aku masih begini-begini saja.” Perjalanan yang dimulai dari satu pertanyaan sederhana.
Spiritual GrowthAku masih sholat. Masih baca Qur'an walau sedikit. Tapi kok rasanya... kosong aja. Aku pikir aku sendirian ngerasa gini, sampai aku tanya ke ibu-ibu lain.